WAY KANAN — Gerbong birokrasi Pemerintah Kabupaten Way Kanan kembali bergerak. Sebanyak 236 pejabat dilantik dan dikukuhkan Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah dalam prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan di Gedung Serba Guna (GSG) Way Kanan, Jumat (25/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan sekaligus penguatan struktur pemerintahan daerah. Ratusan pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan pemerintah daerah ke dalam kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Way Kanan Nomor 100.3.3.2-3 Tahun 2026 tertanggal 25 September 2026.
Dari total 236 pejabat yang dilantik, sebanyak tiga orang menempati Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 23 orang Jabatan Administrator, dan 14 orang Jabatan Pengawas.
Selain itu, sebanyak 194 orang diangkat dalam jabatan baru. Komposisinya terdiri dari 83 pejabat administrator, 99 pejabat pengawas, tujuh kepala puskesmas, serta lima pejabat fungsional.
Jumlah tersebut menunjukkan cukup luasnya perubahan dan penataan posisi dalam tubuh birokrasi Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan pesan tegas bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang melekat dengan tanggung jawab.
“Jabatan ini merupakan bentuk amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan penuh rasa tanggung jawab dan integritas. Kepercayaan ini bukan untuk Saudara nikmati, tetapi untuk Saudara pertanggungjawabkan,” tegas Ayu.
Ia meminta seluruh pejabat segera memahami tugas dan fungsi masing-masing serta tidak menjadikan pergantian maupun penempatan jabatan sebagai alasan untuk memperlambat pekerjaan.
Menurut Ayu, setiap perangkat daerah harus mampu bergerak dalam satu arah. Koordinasi dan komunikasi antarlembaga pemerintahan menjadi penting agar program yang dijalankan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Way Kanan.
“Bekerjalah secara profesional, bangun komunikasi dan koordinasi, jangan takut mengambil keputusan yang benar,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan agar pejabat yang memperoleh kepercayaan baru mampu menunjukkan kinerja yang terukur. Bupati meminta setiap amanah jabatan diterjemahkan melalui pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik tidak berhenti pada seremoni pengambilan sumpah, tetapi menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
“Semoga amanah ini dijalankan dengan tulus hati, dedikasi tinggi, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Way Kanan,” pungkas Ayu. SL -
