WAY KANAN — Riuh tawa dan semangat berkompetisi mewarnai Gedung Pusiban Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (20/8/2026). Sejumlah perlombaan tradisional digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bukan sekadar menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali menikmati permainan yang sarat dengan nilai kebersamaan. Semangat gotong royong, kekompakan, keberanian dan sportivitas berpadu dalam suasana perayaan kemerdekaan yang penuh keakraban.
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., yang membuka langsung kegiatan tersebut mengatakan, permainan tradisional memiliki pesan penting yang relevan untuk terus diwariskan kepada generasi penerus.
Menurutnya, berbagai permainan yang berkembang di tengah masyarakat sejak dahulu tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan peserta untuk bekerja sama, menyusun strategi dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
“Melalui lomba-lomba tradisional yang kita selenggarakan hari ini, kita tidak hanya mencari kemeriahan dan hiburan, tetapi juga memetik nilai-nilai luhur kebangsaan seperti gotong royong, penyusunan strategi, sikap pantang menyerah, dan sportivitas,” ujar Ayu.
Ia menilai, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup membuat permainan tradisional semakin jarang dimainkan, terutama oleh generasi muda. Karena itu, kegiatan seperti ini dinilai menjadi salah satu cara untuk menjaga agar warisan budaya tersebut tidak kehilangan tempat di tengah masyarakat.
Bagi Bupati, mengenalkan permainan tradisional kepada generasi muda bukan hanya tentang mempertahankan sebuah permainan, tetapi juga mewariskan nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap tali silaturahmi antarwarga semakin erat, sekat-sekat perbedaan meluruh, dan semangat kebersamaan masyarakat Way Kanan semakin kokoh,” lanjutnya.
Ayu juga mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan tanpa menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, setiap kompetisi pasti menghadirkan pemenang dan mereka yang belum berhasil, namun nilai persaudaraan harus tetap menjadi yang utama.
Ia turut memberikan apresiasi kepada panitia dan jajaran juri yang telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Profesionalitas serta sportivitas, kata dia, harus tetap dijaga agar perlombaan berjalan tertib dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.
Kemeriahan perlombaan tradisional itu menjadi salah satu warna dalam perayaan HUT ke-81 RI di Way Kanan. Di tengah suasana penuh canda dan persaingan sehat, masyarakat kembali diingatkan bahwa kemerdekaan juga dapat dirayakan dengan menjaga kebersamaan dan merawat budaya bangsa.
Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh setelah perlombaan berakhir. Sebab, bagi Way Kanan, permainan tradisional bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk memperkuat persatuan dan membangun karakter generasi masa depan. SL -
