Si Jago Merah Mengamuk di Baradatu, Pemilik Rumah Meninggal Dunia

 


Way Kanan – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah semi permanen milik Saidin Amri di Gang Buntu RT 02/RW 02, Kampung Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Senin (15/6/2026) sore. Tragisnya, peristiwa tersebut menyebabkan pemilik rumah meninggal dunia.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Way Kanan, api mulai berkobar sekitar pukul 15.25 WIB. Empat menit kemudian, tepatnya pukul 15.29 WIB, laporan diterima oleh Piket Damkar Regu C Pos Jaga Baradatu dari anggota Damkar Yogi Wijaya.

Mendapat laporan tersebut, tujuh personel Damkar langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 15.30 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 15.33 WIB. Petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kepala Seksi Damkar Kabupaten Way Kanan, M. Nazori, MM, mengatakan objek yang terbakar merupakan rumah semi permanen dengan luas area sekitar 4 x 6 meter.

"Petugas melakukan pemadaman selama kurang lebih satu jam hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan," ujar Nazori.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka ringan maupun luka berat. Namun, satu orang dilaporkan meninggal dunia, yakni pemilik rumah bernama Saidin Amri.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak terkait. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Proses pemadaman turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel TNI, Polri, Puskesmas Baradatu, Satpol PP Kecamatan Baradatu, serta warga setempat yang bahu-membahu membantu petugas di lapangan.

Nazori menjelaskan, petugas sempat mengalami kendala saat proses pemadaman karena sulitnya mendapatkan sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas.

Usai operasi pemadaman selesai, seluruh personel dan armada kembali ke Mako Damkar. Hasil pengecekan menunjukkan seluruh peralatan dan anggota dalam kondisi lengkap, baik, serta situasi di lokasi kejadian aman dan terkendali.

"Kami turut berduka atas musibah ini. Saat ini kondisi lokasi sudah aman dan seluruh personel telah kembali ke Mako dalam keadaan selamat," pungkas M. Nazori. SL-

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama